Sehari sebelum ulang tahun Chae rin unnie, sekolah diliburkan.
Pagi menjelang siang aku berangkat untuk mencari tempat yang pas untuk aku membuat surprise di hari ulang tahun Chae rin unnie.
Aku terpikirkan sebuah cafe yang ada di pinggir pantai yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah Chae rin unnie.
Aku naik bis dan turun di halte bus dekat cafe itu.
Aku melewati banyak toko yang menjual pernak-pernik cantik.
Aku tertarik dengan satu toko yang menjual perabotan pesta yang cantik-cantik.
Aku masuk dan membeli banyak barang untuk surprise Chae rin unnie.
Aku bisa membayangkan betapa romantis nya Jiyong oppa besok malam.
Ah, andai aku juga bisa seperti itu dengan Daesung oppa........
Khayalanku terhenti saat aku melihat Daesung oppa ada di sebuah tempat makan.
Sepertinya ia baru selesai makan. Aku sangat senang, aku berjalan menghampirinya.
Tapi langkahku berhenti saat melihat seorang wanita dari belakang datang dan berbicara dengan Daesung oppa, mereka terlihat sangat akrab.
"siapa wanita itu? kenapa akrab sekali dengan Daesung oppa? apa hubungan mereka?" aku bergumul.
Tidak lama kemudian wanita itu pergi meninggalkan Daesung oppa.
Kini Daesung oppa hanya sendirian, aku menghampirinya.
"Daesung oppa!!"
"ah? ah! Minzy! Sedang apa disini?"
"tidak sedang apa-apa. Oppa, siapa wanita itu?"
"wanita? ah, dia hanya temanku, bukan siapa-siapa"
Aku membulatkan bibirku dan menganggukan kepala.
"kamu mau kemana? banyak sekali barang bawaanmu?"
"ah, aku mau menyiapkan surprise untuk Chae rin unnie, besok kan dia ulang tahun Jiyong oppa mau menyatakan perasaannya. Jadi aku mau membantu oppa"
"ah, begitu, kenapa sendirian? yang lain? Dara? Bom?"
"Dara unnie harus merawat eomma nya yang sakit. Bom unnie tidak bisa dihubungi HPnya"
"ah, begitu, kebetulan aku tidak ada acara sekarang. Aku boleh membantu?" Daesung oppa merebut barang bawaanku dan membawakannya untukku.
"ah, merepotkanmu oppa, mianhae..."
Daesung oppa hanya tersenyum padaku. Aku dan Daesung oppa berjalan menuju cafe itu.
Aku serasa sdang kencan dengan Daesung oppa.
Hatiku berdebar-debar tapi aku sangat senang! Jarang-jarang aku bisa berduaan saja dengan oppa.
V.I.P CAFE
"ah, oppa, disini aku mau buat surprise untuk Chae rin unnie, bagaimana?"
"di pinggir pantai ya? ah kamu memang pintar Minzy"
Aku tersenyum bangga dipuji Daesung oppa seperti itu.
Aku masuk dan berbicara dengan manager cafe itu.
Setelah mengatur jadwal dengan manajer cafe itu, aku pun kembali ke Daesung oppa.
"oppa, manajer nya bilang kita bisa mulai dekorasi cafe nya setelah cafe nya tutup. Jadi tidak mengganggu tamu yang lain"
"ohh, jam berapa cafe nya tutup?"
"setengah jam lagi...." Aku menyender di dinding cafe itu.
"jadi... kamu mau kemana dulu? aku temani"
"ah, benar? ah, aku juga bingung mau kemana oppa.."
Daesung oppa tampak berpikir sejenak.
"kamu tunggu disini sebentar ya, tunggu, jangan kemana-mana" Daesung oppa meletakkan barang-barangku disebelahku lalu pergi entah kemana.
Aku berpikir mencoba menebak kemana Daesung oppa pergi.
Menemui wanita itu lagi kah?
"Minzyyy" Aku menoleh mencari siapa yang memanggilku.
"ah, mianhae, lama ya?" Aku kaget melihat Daesung oppa membawa 2 eskrim ditangannya.
"ah, anii..."
"nih.." Daesung oppa memberika es krim rasa strawberry kesukaan ku.
Aku tersanjung ketika aku tahu Daesug oppa berjalan jauh-jauh ke toko es krim hanya untuk membeli es krim untukku.
"ah, khamsahamnida oppa,merepotkanmu..." aku menerima es krim itu.
"ah, anii... Aku sengaja beli rasa strawberry, kesukaan mu kan?"
Aku melihat ke arah Daesung oppa, Daesung oppa mulai memakan eskrimnya.
Sementara aku masih tercengang-cengang melihat wajah Daesung oppa.
"kenapa tidak dimakan?" Aku mengalihkan pandanganku saat Daesung oppa melihat ke arahku.
"ah, iya" Aku mulai memakan es krimku.
Aku senang bisa berduaan dengan Daesung oppa hari ini.
Dibelikan eskrim, aku merasa seperti sepasang kekasih dengan Daesung oppa.
Tidak terasa setengah jam sudah aku menunggu diluar cafe itu.
Setengah jam terasa 15menit saat aku berduaan dengan Daesung oppa.
Manajer cafe itu memanggil kami dan mengijinkan kami mendekorasi cafe itu untuk besok.
Aku dan Daesung oppa mulai mendekorasi.
Mulai dari memompa balon berawrna-warni yang sangat banyak sampai lantai cafe itu penuh dengan balon-balon yang lucu.
Ruangan cafe benar-benar terlihat sangat berbeda sekarang.
Aku membuat jalur dari dalam cafe ke arah teras yang mengarah ke pantai.
Aku akan mempertemukan Jiyong oppa dan Chae rin unnie di teras ini.
Supaya lebih romantis hihi.
Aku dan Daesung oppa tertawa sepanjang hari mendekorasi cafe itu.
Waktu terus berlalu, aku tidak sadar kalau hari sudah malam.
Dekorasi untuk ulang tahun Chae rin unnie pun selesai.
"ah, khamsahamnida oppa, mianhae merepotkanmu"
"ah tidak apa Minzy. Aku senang bisa membantu"
"besok Chae rin unnie dan Jiyong oppa pasti sangat senang. Aku bisa membayangkan betapa romantisnya saat Jiyong oppa menyatakan perasaannya kepada Chae rin unnie"
Daaesung oppa hanya tersenyum mendengar kata-kataku.
"ah, andai ada sosok pangeran yang saat menyatakan perasaannya kepadaku berlutut dan memegang tanganku seperti di cerita dongeng" Aku mengkhayal, sedikit menyindir Daesung oppa sih....
"berlutut? seperti ini?" Daesung oppa memperagakannya, Daesung oppa berlutut didepanku dan menggenggam tanganku.
Jantungku berdebar-debar, aku grogi melihat Daesung oppa seperti itu.
Tapi tidak lama, Daesung oppa kembali berdiri dan tertawa.
"Jangan khawatir Minzy, pasti akan ada laki-laki yang menjadi pangeranmu" Daesung oppa mengelus kepalaku dan berbalik membelakangi ku.
Aku sedikit sedih saat Daesung oppa berkata seperti itu.
Seakan-akan Daesung oppa tidak menyadari perasaanku.
"aku sudah memiliki pangeran oppa..."
Daesung oppa berbalik menghadapku.
"benarkah? siapa?"
"pangeranku..."
"Daesung oppa.."
Daesung oppa terkejut mendengarku berbicara seperti ini.
Aku memantapkan tekadku untuk tidak menghinar dari perasaanku lagi.
"aku menyukai Daesung oppa...."
"Minzy...?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar